NILAI ULANGAN TENGAH SEMESTER GENAP 2010/2011
SMP NEGERI 3 PATI
Kelas VII A, PELAJARAN TIK
1 Anasta Dian Ismi 82
2 Adhitya Bangkit K 94
3 Ahmad Saifur R 86
4 Ahmad Shiddiq 86
5 Aldrin Collin AB 74
6 Alfin Aulia 94
7 APRILIA PUTRI R 78
8 Aulia Fikri F.I.68
9 Bagas Prakoso 66
10 Bagus Permono 74
11 Berlian Reza Rama I 84
12 Felio Agung 88
13 Handy Winalda 74
14 Hanif Alfian 90
15 Izul R. Pambudi 78
16 Maghfira Raudya P 78
17 Nurul Arifin 82
18 Rashiv Ankam H 88
19 Ratriadi Ari N 80
20 Reza Armanda 88
21 Seno Eko Nur Jiwantara 78
22 Shinta Rahmatika D 78
Kelas VII B, PELAJARAN TIK DAN BAHASA JAWA
1 ANNISA SULISTYANINGSIH 82 ; 78
2 DINAR KURNIA 84 ; 78
3 DWIKY PUTRA BAGASKARA 76 ; 87
4 EDWINA PERMATA B 94 ; 73.5
5 FARADILA ANUGRAHANING 86 ; 82.5
6 HENDRI H 98 ; 78
7 ISKHAQ NURUL MA'ARIF 78 ; 79.5
8 KHAIRUNNISA WAHYU S 90 ; 87
9 MUHAMAD IKLILRAIHANAYA 80 ; 64.5
10 MUHAMMAD SAHRUL IRAWAN 86 ; 78
11 NADHILA NUR A 72 ; 79.5
12 NOVIANITA DYAH A 70 ; 78
13 PIDA MAHANI 76 ; 76.5
14 PRIMUS WIDYA P 80 ; 78
15 PUTI ROCHMANINGTYAS 84 ; 78
16 RISA ARDIA D 70 ; 79.5
17 RIZA SANGGITA SARI 86 ; 82.5
18 RIZKI OKTAVIANI 88 ; 85.5
19 ROSALIA CLAUDIA LUCVI 0 ; 84
20 SITI KHOTIMAH 70 ; 70.5
21 SUKMA INDAH P. 0 ; 56.5
22 TARIQ AKBAR 80 ; 70.5
23 TRISA NURAFIANI 84 ; 75
24 TRISKA PUSPITA N 84 ; 62.5
25 VIAN ACTA KUSUMA 84 ; 76.5
26 VIOLITA ADORIA 80 ; 80.5
27 VIRDA WIDYANITA 86 ; 82.5
28 WICAKSANA MUHTAR N 82 ; 82.5
Kelas VII C, PELAJARAN BAHASA JAWA
1 ANDRE SETIAWAN 87
2 ADE KARTIKA PUTRI 99
3 AGUSTIN RESTIKA P 79.5
4 Akbar wahyu P 91.5
5 ALFIAN AULIA F 93.5
6 ANGGITA NADILA 78
7 ANIKA INTAN 87
8 ANISYA AYU PUSPITASARI 84
9 BINDA OCTA ROSE P 84
10 BRILLIANI AYU ARIANITA 85.5
11 CALVIN SURYA WISANDIKA 72
12 CANDRA KUSUMA 78
13 CINDIKA APRILIA MUKTI 79.5
14 DANANG ANANDYA 70.5
15 FAHRUR RIZAL AHMAD 93
16 FANNY RISCA WIJAYANTI 75
17 FIERZA A PRAWESTI 73.5
18 JANIAR ARSYADDILAH L. 81
19 KEVIN FERDINAND P. 84
20 KUSUMANING DYAH P 97
21 MONIKA NOVIANA OFI P 76.5
22 NIGMA NUGRAHA 76.5
23 NOVI RATNA C 87
24 RAGIL ANANDA N 73.5
25 RAIHAN ABIREGA FAGI 82.5
26 RIZKI SISWO BP 76.5
27 RUSENDA PUSPARENI 84
28 RUSENDA PUSPARANI 85.5
Kelas VII D, PELAJARAN BAHASA JAWA DAN BAHASA INDONESIA
1 ALDIKE DONA 72 ; 86.5
2 AMIRUL IKBAL H 76 ; 85
3 ANGGA MUHAMMAD F 88 ; 86.5
4 ATIK ZILZIANA MN 78 ; 70
5 CHOIRUN NAFIS A 72 ; 88
6 DHEA TRISNA PUTRI 74 ; 85
7 DIMAS SATRIYO ADJI 84 ; 85
8 FACHRUL FADLI 80 ; 70
9 FARRA SISCA WIJAYANTI 74 ; 89.5
10 GHINA WARDAH HP 76 ; 80.5
11 HARIS KHOIRI S 78 ; 70
12 M. RIDHO H 68 ; 70
13 MAHIRDI LINGGA K 84 ; 86.5
14 MARETA SILVIANA 80 ; 92.5
15 MARISI M.A.J 74 ; 94
16 MEGA HINDRAWATI 82 ; 99
17 MIRANDA MUGE AISYAH 80 ; 70
18 MOH. YUSUF 76 ; 73
19 NABILAH FITRI 76 ; 68.5
20 NOVIA PERMATA S 76 ; 86.5
21 NUR HANIFAH 84 ; 86.5
22 OKTAVIA WAHYU N 88 ; 96
23 PUJI HADIANTI ARDHANA 86 ; 83.5
24 REGINA PRAJNYAPARAMITA 84 ; 85
25 SHYAHRUL IHSYA R 74 ; 79
26 WINDA PURNAMA 84 ; 86.5
27 YUANA SYIFA D 86 ; 85
Kelas VII E, PELAJARAN TIK DAN BAHASA JAWA
1 ADE SASKIA PUTRI 94 ; 76.5
2 ADHENIA AYU K 95 ; 84
3 ADHY PRIHATMIKO W 90 ; 90
4 AINNATUL M 84 ; 84.5
5 ANGGITA SAFIRA D 92 ; 93.5
6 CINDY EKLESIA 96 ; 84
7 DIAN SATWIKO 96 ; 79.5
8 DIRGA ARDIAN N 92 ; 91.5
9 GHOODA PHATEENA T.H 88 ; 90
10 HALIMAH FITRY PA 90 ; 93.5
11 HIKMAH PRASETYO AJI 80 ; 87
12 IKA APRILIA S 84 ; 81.5
13 Kodadad Aziz 86 ; 85.5
14 KRESNA ARU WIJAYANDANU 88 ; 90
15 LARASATI EKA P.C. 96 ; 81
16 LAYLI MUKHARROMAH 92 ; 76.5
17 LILLAH ZUHROTUL U 80 ; 92.5
18 M. RIFKY 88 ; 83.5
19 MESIASTRI PRISNA I 92 ; 87.5
20 MOH. MIFTA S.N. 84 ; 90
21 MOH. SAID 82 ; 82.5
22 NADILLA SHOFA FIRDAUS 84 ; 87
23 NOVADA INDRA R 98 ; 94.5
24 RESTI NANDA A 88 ; 85.5
25 RIZKY BINAR P 80 ; 69
26 RIZKY DINDA SEVITA 96 ; 79.5
27 WINDA ARIANTI M 82 ; 81
28 YUANITA INDAH P 92 ; 84.5
Kelas VII F, PELAJARAN BAHASA JAWA
1 ACHMAD FATICH F 91
2 ALFINA WIDISEPTIA ARTA M 88
3 ALIFIANI WIDYANINGTYAS I 77
4 ALMEYDA TARA NABILLA 91.5
5 AMALIA SEKAR BUMI 71
6 ANDHIKA HERFIA P 72.5
7 BRILIANI LAKSMITA 80
8 CINTA SONIA 77.5
9 DINI MARZHA A. 63.5
10 DOZY ARTI INSANI 96
11 FINA ALVIA RAHMA 92.5
12 HADI WIJAYA JATI S 74
13 HAFID LUTHFI A. 80
14 HELENA NOORAINI 88
15 HERMAWAN ADI P 86.5
16 INDAH PURWANINGRUM 86
17 M. AMIQ IBNU AHIMSA 81.5
18 MUHAMMAD ZAKARIA Y 74
19 PUJI SETIYAWAN 72.5
20 RICHARD WIJAYA 71
21 RISTIA NUR HARIZA 86
22 ROSA BANY W. 78.5
23 SALSABILA DARIN W 80
24 SINTIA RISKI A 80.5
25 WINARCI PUJI. L 95
26 YEFTA IRGA KRISANDA 74
27 YULIA RIZKA A. 84.5
Pengetahuan Teknik Dasar (PTD)
Weblog pribadi milik Nyamat, S.Pd., M.Pd., Guru SMP Negeri 3 Pati, melalui blogspot ini pembelajaran PTD yang saya ampu semoga bermanfaat bagi peserta didik SMP 3 Pati khususnya dan teman-teman yang lain. Amin
Minggu, 20 Maret 2011
Minggu, 20 Februari 2011
Rumus dan Fungsi
I. Rumus dan Fungsi
1. Menulis Rumus
Rumus/formula merupakan suatu bentuk penghitungan yang dibuat oleh kita sendiri dengan tujuan tertentu, seperti melakukan penghitungan-penghitungan yang sederhana dan rumit dengan cepat dan mudah .
Contoh :
Gambar 32. Contoh Penulisan Rumus (Formula)
a. Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = 7500000+1150000+700000+10000000, lalu tekan tombol enter.
Menulis rumus dengan cara ini mudah apabila rumusnya sederhana dan pendek juga angkanya tetap.
b. Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = D6+D7+D8+D9, lalu tekan tombol enter.
Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat apabila datanya sering berubah-ubah.
c. Menulis rumus dengan bantuan mouse
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Ketik = , kemudian pilih dan klik sel D6
3) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D7
4) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D8
5) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D9
6) Tekan tombol enter
Menulis rumus dengan cara ini sangat baik untuk mencegah terjadinya kemungkinan salah ketik alamat sel.
2. Menulis Fungsi
Fungsi adalah rumus siap pakai yang digunakan untuk membantu penghitungan. Umumnya penulisan fungsi harus di lengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung (). Fungsi-fungsi tersebut dikelompokan menjadi beberapa kelompok fungsi, yaitu :
a. Fungsi yang sering digunakan (Most recently used)
b. Fungsi keuangan (Finacial)
c. Fungsi tanggal dan waktu (date & time)
d. Fungsi matematika dan trigonometri (math & trig)
e. Fungsi statistika (statistical)
f. Fungsi pembacaan tabel dan referensi (lookup dan reference)
g. Fungsi logika (logical)
h. Funsi teks (text)
i. Fungsi database (database)
j. Funsi informasi (information)
Cara menulis fungsi
a. Menulis fungsi secara langsung (manual)
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan.
2) Ketikkan =SUM(D6:D9)
3) Tekan tombol enter
=SUM(D6:D9), SUM merupakan fungsi untuk penjumlahan dan (D6+D9) merupakan argumen berupa alamat sel.
b. Menulis fungsi dengan memanfaatkan Insert Function
Insert Function merupakan salah satu cara untuk menulis fungsi yang disediakan oleh Ms. Excel, dimana kita dipandu untuk menulis fungsi beserta argumennya, sehingga kesalahan dalam pengetikkan fungsi dan argumennya dapat terhindar.
Langkah-langkahnya sebagai berikut ;
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan
2) Pilih dan Klik menu Insert, Function atau klik ikon insert function yang terdapat pada standar toolbar.
Gambar 33. Kotak dialog Function
3) Pada tab Or select a category, pilih dan klik Math & Trig, maka dibagian Select a function akan muncul daftar fungsi matematika dan trigonometri.
4) Pilih dan Klik fungsi SUM karena yang akan kita gunakan fungsi menjumlahkan. Pada bagian bawah dari daftar pilihan tersebut ditampilkan sintak penulisan dari fungsi yang dipilih. Aturan penulisan fungsi SUM adalah SUM(number1,number2,…).
5) Klik OK sebagai tanda persetujuan, berikutnya akan tampil kotak pengisian argumen dari fungsi
Gambar 34. Function Arguments
f. Pada kotak isian Number1, tentukan range data yang akan dijumlah, dalam hal
ini kita isikan range D6:D9. Kalau masih ada range yang lain, maka dapat diisikan pada daftar isian number2. Dalam pengisian range ini sebaiknya menggunakan tombol pemilihan range yang terdapat disebelah kanan kotak isian.
g. Klik OK jika argumen yang dimasukan telah benar. Maka hasilnya akan ditampilkan pada sel D10.
Atau dapat menggunakan fasilitas ikon di bawah ini :
Tabel 20. Ikon Insert Function
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Insert Function Rumus siap pakai untuk proses perhitungan
J. Menggunakan Rumus dan Fungsi Matematika
1. Operator Aritmetika
Operator aritmetika digunakan untuk melakukan penghitungan-penghitungan matematika, diantaranya menambah, mengurangi, membagi, mengkalikan dan lain-lain. Tabel operator aritmetika adalah sebagai berikut:
Tabel 21. Operator matematika
Operator Keterangan Contoh Soal
+ Tambah 3+5=8
- Kurang 6-3=3
* Kali 3*3=9
/ Bagi 10/2=5
- Minus -3*5=-15
% Persen 6%*2=0,12
^ Pangkat 2^3=8
Di dalam penggunaan operator aritmetika, pengolahannya tergantung dengan pengelompokan tanda kurung, contohnya :
”=5+2*3” akan menghasilkan nilai ”11” bukan ”21”, namun apabila dipisahkan dengan tanda kurung adalah sebagai berikut : ”=(5+2)*3” maka hasilnya adalah ”21”
Gambar 35. Contoh hasil Formula operator matematika
2. Fungsi Sum dan AutoSum
a. Fungsi SUM
Fungsi SUM dipergunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range.
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data, angka atau sel yang akan dijumlahkan. Pemisah antar argumen digunakan tanda titik dua ”:” (atau koma tergantung seting regional). Fungsi SUM akan menjumlahkan seluruh argumen dan memasukkan hasilnya pada posisi fungsi SUM diketik. Fungsi SUM juga dapat menjumlahkan beberapa range yang terpisah dengan menuliskan ”:”, sebagai pemisah range.
Contoh :
Gambar 36. Contoh hasil tabel perhitungan
1) Arahkan pointer pada sel C5, D5, E6, dan F7
2) Klik rumus berikut: =SUM(C5:C10), tekan enter, kemudian tarik ke samping untuk meng-copy sampai F7.
3) Arahkan pointer pada sel F12
4) Klik rumus berikut : =SUM(C11;D11;E11;F11)
5) Tekan Enter
b. Fungsi AutoSum
Fungsi AutoSum digunakan untuk menghitung otomatis dengan argumen yang dianggapnya paling mungkin, misalnya range di atasnya atau range di kirinya. Jika ingin mengubah argumennya, maka tinggal ketik atau langsung memblok pada sel atau range yang diinginkan.
Langkah-langkah dalam pengolahnnya adalah sebagai berikut :
Gambar 37. Contoh tabel perhitungan menggunakan Autosum
1) Arahkan pointer pada sel E5
2) Klik tanda segitiga pada ikon AutoSum
3) Klik Sum
4) Tekan Enter
K. Menggunakan Rumus dan Fungsi Statistika
Fungsi dari Statistika adalah digunakan untuk menghitung cacah data. Berikut ini beberapa fungsi yang sering dipakai secara umum, yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi Max(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
2. Fungsi Min(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MIN(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai terendahnya.
3. Fungsi Average(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
4. Fungsi Count(…)
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =COUNT(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai berapa buah argumen yang berisi data numerik.
Contoh :
Gambar 38. Contoh tabel hasil Fungsi =Count
a. Arahkan pointer pada sel E15
b. Ketik rumus berikut : =MAX(E5:E14), tekan enter
c. Arahkan pointer pada sel E17
d. Ketik rumus berikut : =MIN(E5:E14) , tekan enter
e. Arahkan pointer pada sel E18
f. Ketik rumus berikut : =AVERAGE(E5:E14) , tekan enter
L. Menggunakan Rumus dan Fungsi Logika
Fungsi Logika adalah untuk membuat data dengan suatu kondisi bersyarat, Berikut ini adalah beberapa fungsi logika, adalah sebagai berikut :
1. Fungsi And, Or dan Not
Fungsi And, Or dan Not jarang sekali dipakai secara sendirian, biasanya fungsi ini dipakai bersama-sama dengan fungsi If.
a) Fungsi And(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika semua logika benar.
Bentuk umum penulisannya adalah; =And(Logical1,logical2,…), dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa True hanya jika semua argumen bernilai Tru. Jika salah satu argumen bernilai False, maka hasil fungsi logika And akan bernilai False.
Contoh: =And(4>3;5>3) menghasilkan nilai True, dan apabila =And(4<3;5<3) menghasilkan nilai False. Gambar 39. Contoh tabel hasil Fungsi =Count b) Fungsi Or(…) Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika salah satu logika benar. Bentuk umum penulisannya adalah ; =Or(Logical1,logical2,…) dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa False hanya jika argumen bernilai False. Jika salah satu saja argumen bernilai True, maka hasil fungsi logika Or adalah True. Contoh : =OR(4>3;5>4) akan menghasilkan nilai True, dan apabila =OR(4<3;5<4) maka hasilnya adalah False. Gambar 40. Contoh tabel hasil Fungsi =OR c) Fungsi Not(…) Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan kebalikan logika. Bentuk umum penulisannya adalah ; =Not(Logical) dimana jika argumen logical tersebut berupa True, maka hasil fungsi Not adalah False. Jika argumen logical tersebut berupa False, maka hasil fungsi adalah True. Contoh : =Not(3>2) akan menghasilkan nilai False.
Gambar 41. Contoh tabel hasil Fungsi =Not
2. Fungsi If
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan. Biasanya apabila parameter yang diuji dari fungsi If itu lebih dari satu maka dipakai fungsi And, Or dan Not.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =If(Logical Text, Value True, Value False).
Contoh 1 :
Gambar 42. Contoh tabel hasil Fungsi =IF
1. Pada sel G7 ketikkan rumus berikut =IF(AND(C7>75;D7>75;E7>75;F7>75);"Lulus";"Gugur")
2. Salin G7 ke bawah
Contoh 2 :
Gambar 43. Contoh tabel hasil Fungsi =IF
1. Pada sel D4 ketikkan rumus berikut =IF(C4>=75;"Lulus";"Gugur")
2. Salin D4 ke bawah
M. Mengatur Halaman
1. Pengaturan Halaman Dokumen (Page Setup)
Agar dokumen yang kita ketik dapat dicetak sesuai dengan yang kita inginkan dan dibutuhkan, maka mutlak diperlukan pengetahuan tentang tata cara pengaturan dokumen ini. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu File, lalu pilih dan klik menu Page Setup.
2. Tunggu sampai muncul kotak dialog Page Setup
a. Halaman
Pada jendela Page Setup ada beberapa tab antara lain :
1) Page
a) Orientation, digunakan untuk menentukan arah pencetakan halaman.
- Portrait, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah tegak/berdiri (vertikal)
- Landscape, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah melebar/tertidur (horizontal)
b) Scaling tab
- Adjust to, untuk mengatur ukuran worksheet pada halaman bisa diformat dari ukuran prosentasinya.
- Fit to 1 page(s) wide, untuk memaksa worksheet mencetak hanya satu halam lebar dan semua kolom yang ditampilkan dalam halaman yang sama.
- Paper size, digunakan untuk mengatur ukuran kertas yang digunakan.
- Print Quality, digunakan untuk mengatur kualitas cetakan.
Gambar 44. Kotak dialog Page
2) Margins(Garis Tepi)
Margins, digunakan dalam pengaturan batas halaman, dan pengaturan pencetakan centering horizontally atau vertically pada halaman.
Untuk menaikan ukuran klik symbol atau untuk menurunkan ukuran klik symbol .
a) Top, untuk mengatur batas atas dokumen mulai dari tepi atas kertas.
b) Bottom, untuk mengatur batas bawah dokumen mulai dari tepi bawah kertas.
c) Left, untuk mengatur batas kiri dokumen mulai dari tepi kiri kertas.
d) Right, untuk pengaturan batas kanan dokumen mulai dari tepi kanan kertas.
e) Header, untuk mengatur tulisan pada halaman atas kertas.
f) Footer, untuk mengatur catatan kaki pada bawah halaman kertas.
Gambar 45. Kotak dialog Margin
3) Header/Footer
Menambahkan headers dan footers pada halaman dengan mengklik tombol panah bawah dibawah Header/Footer tab.
Gambar 46. Kotak dialog Header/Footer
Untuk memodifikasi header atau footer, atau membuatnya sendiri, klik Custom Header dan tombol Custom Footer. Jendela baru akan terbuka mengikuti anda untuk memasukkan teks dikiri, tengah atau kanan halaman.
Gambar 47. Kotak dialog pengaturan Header
Format Text : Klik tombol ini setelah menyorot teks untuk mengubah font, size, dan style.
Page Number : Memasukkan nomor halaman pada setiap halaman.
Total Number of Pages : Gunakan fitur ini Use this feature bersama nomor halaman untuk membuat string seperti "page 1 of 15".
Date : Memasukkan tanggal.
Time : Memasukkan Jam sekarang.
File Name : Memasukkan nama pada file workbook.
Tab Name : Memasukkan nama pada worksheet's tab.
4) Sheet
Ceklist Gridlines jika anda ingin membagi halaman sel untuk di cetak.
Gambar 48. Kotak dialog Sheet
N. Mencetak Dokumen
Langkah terakhir yang paling ditungu-tunggu adalah proses pencetakan dokumen. Proses ini dilakukan terakhir kali karena harus melalui proses-proses: membuat dokumen baru, melakukan pengetikan, menyimpan dokumen, membuka dokumen lama, melakukan editing dokumen dan memformat dokumen sehingga menjadi berkas yang siap di cetak.
Excel menawarkan sejumlah pilihan pencetakan yang mungkin dibutuhkan. Excel dapat mencetak halaman-halaman tertentu. Pilihan ini sangat berguna untuk mencetak dua halaman bolak-balik pada satu kertas, cetak halaman bernomor ganjil terlebih dahulu kemudian balik kertas, masukkan lagi ke printer dan cetak halaman bernomor genap.
Mencetak adalah proses menjadikan berkas dalam bentuk tampilan di layar menjadi bentuk cetakan di kertas. Proses ini bisa berjalan jika komputer yang sedang dipakai telah terhubung dengan printer.
1. Print Preview
Untuk memastikan ketikan dokumen kita hasilnya yang rapi, maka sebaiknya terlebih dahulu kita dapat melihat hasil kerja kita pada fasilitas Print Preview, hal ini fungsinya untuk melakukan koreksi apabila ada kesalahan dalam pengetikan. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik File
b. Klik Print Preview
c. Jendela Print Preview telah terbuka
Gambar 49. Kotak dialog Print Preview
Dari menu bar untuk melihat bagaimana worksheet akan dicetak. Klik Next dan tombol Previous pada atas window untuk menampilkan halaman dan klik tombol Zoom untuk melihat halaman lebih dekat. Membuat halaman layout modifikasi dibutuhkan dengan mengklik tombol Page Setup. Klik Close untuk kembali ke worksheet atau Print untuk melanjutkan mencetak.
Selain cara di atas kita dapat menggunakan fasilitas icon di toolbar standard :
Tabel 21. Ikon Print Preview
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Print Preview Untuk membuka jendela Print Preview
2. Print
Di dalam penggunaan komputer dikenal dengan istilah hardcopy dan softcopy, dan masing-masing mempunyai fungsi untuk mencetak dokumen. softcopy adalah mencetak dokumen ke layar monitor, seperti pada saat mengetik data di wondows berarti anda sedang melakukan proses softcopy sedangkan hardcopy adalah mencetak dokumen melalui printer. Biasanya setiap software pengolah selalu menyediakan fasilitas ini.
Langkah-langkah mencetak dokumen ke printer :
a. Klik menu file
b. Lalu pilih dan klik Print
1) Kotak Name, untuk memilih jenis printer yang aktif di komputer dengan mengklik tanda panah yang terdapat disebelah kanan option ini ( ).
2) Kotak page range ada dua alternatif pencetakan yang disediakan :
a) All, berfungsi untuk mencetak seluruh dokumen.
b) Page(s), berfungsi untuk mencetak halaman tertentu dari suatu dokumen dengan mengetikan nomor halaman dokumen yang akan dicetak. Contoh mencetak halaman 3 saja , maka pada kolom from isi angka 3 dan to isi juga dengan angka 3, Jika ingin mencetak dokumen pada range tertentu, misalnya ingin mencetak halaman 2 sampai dengan halaman 10 maka pada kolom from isi angka 2 dan to isi juga dengan angka 10.
Gambar 50. Kotak dialog Print
3) Print what, pilih sel yang disorot dalam worksheet, active worksheet, atau semua worksheet dalam workbook.
4) Copies, digunakan untuk menentukan jumlah salinan (copian) dari dokumen yang akan dicetak. Jika kita mencetak 5 rangkap maka isilah dengan angka 5.
c. Klik OK atau enter untuk proses pencetakan.
Untuk menggunakan fasilitas mencetak dengan menggunakan icon yang ada di standard toolbar dengan meng-klik ikon (Print).
Tabel 22. Ikon Print
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Print Mencetak lebar kerja/dokumen
1. Menulis Rumus
Rumus/formula merupakan suatu bentuk penghitungan yang dibuat oleh kita sendiri dengan tujuan tertentu, seperti melakukan penghitungan-penghitungan yang sederhana dan rumit dengan cepat dan mudah .
Contoh :
Gambar 32. Contoh Penulisan Rumus (Formula)
a. Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = 7500000+1150000+700000+10000000, lalu tekan tombol enter.
Menulis rumus dengan cara ini mudah apabila rumusnya sederhana dan pendek juga angkanya tetap.
b. Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = D6+D7+D8+D9, lalu tekan tombol enter.
Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat apabila datanya sering berubah-ubah.
c. Menulis rumus dengan bantuan mouse
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Ketik = , kemudian pilih dan klik sel D6
3) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D7
4) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D8
5) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D9
6) Tekan tombol enter
Menulis rumus dengan cara ini sangat baik untuk mencegah terjadinya kemungkinan salah ketik alamat sel.
2. Menulis Fungsi
Fungsi adalah rumus siap pakai yang digunakan untuk membantu penghitungan. Umumnya penulisan fungsi harus di lengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung (). Fungsi-fungsi tersebut dikelompokan menjadi beberapa kelompok fungsi, yaitu :
a. Fungsi yang sering digunakan (Most recently used)
b. Fungsi keuangan (Finacial)
c. Fungsi tanggal dan waktu (date & time)
d. Fungsi matematika dan trigonometri (math & trig)
e. Fungsi statistika (statistical)
f. Fungsi pembacaan tabel dan referensi (lookup dan reference)
g. Fungsi logika (logical)
h. Funsi teks (text)
i. Fungsi database (database)
j. Funsi informasi (information)
Cara menulis fungsi
a. Menulis fungsi secara langsung (manual)
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan.
2) Ketikkan =SUM(D6:D9)
3) Tekan tombol enter
=SUM(D6:D9), SUM merupakan fungsi untuk penjumlahan dan (D6+D9) merupakan argumen berupa alamat sel.
b. Menulis fungsi dengan memanfaatkan Insert Function
Insert Function merupakan salah satu cara untuk menulis fungsi yang disediakan oleh Ms. Excel, dimana kita dipandu untuk menulis fungsi beserta argumennya, sehingga kesalahan dalam pengetikkan fungsi dan argumennya dapat terhindar.
Langkah-langkahnya sebagai berikut ;
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan
2) Pilih dan Klik menu Insert, Function atau klik ikon insert function yang terdapat pada standar toolbar.
Gambar 33. Kotak dialog Function
3) Pada tab Or select a category, pilih dan klik Math & Trig, maka dibagian Select a function akan muncul daftar fungsi matematika dan trigonometri.
4) Pilih dan Klik fungsi SUM karena yang akan kita gunakan fungsi menjumlahkan. Pada bagian bawah dari daftar pilihan tersebut ditampilkan sintak penulisan dari fungsi yang dipilih. Aturan penulisan fungsi SUM adalah SUM(number1,number2,…).
5) Klik OK sebagai tanda persetujuan, berikutnya akan tampil kotak pengisian argumen dari fungsi
Gambar 34. Function Arguments
f. Pada kotak isian Number1, tentukan range data yang akan dijumlah, dalam hal
ini kita isikan range D6:D9. Kalau masih ada range yang lain, maka dapat diisikan pada daftar isian number2. Dalam pengisian range ini sebaiknya menggunakan tombol pemilihan range yang terdapat disebelah kanan kotak isian.
g. Klik OK jika argumen yang dimasukan telah benar. Maka hasilnya akan ditampilkan pada sel D10.
Atau dapat menggunakan fasilitas ikon di bawah ini :
Tabel 20. Ikon Insert Function
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Insert Function Rumus siap pakai untuk proses perhitungan
J. Menggunakan Rumus dan Fungsi Matematika
1. Operator Aritmetika
Operator aritmetika digunakan untuk melakukan penghitungan-penghitungan matematika, diantaranya menambah, mengurangi, membagi, mengkalikan dan lain-lain. Tabel operator aritmetika adalah sebagai berikut:
Tabel 21. Operator matematika
Operator Keterangan Contoh Soal
+ Tambah 3+5=8
- Kurang 6-3=3
* Kali 3*3=9
/ Bagi 10/2=5
- Minus -3*5=-15
% Persen 6%*2=0,12
^ Pangkat 2^3=8
Di dalam penggunaan operator aritmetika, pengolahannya tergantung dengan pengelompokan tanda kurung, contohnya :
”=5+2*3” akan menghasilkan nilai ”11” bukan ”21”, namun apabila dipisahkan dengan tanda kurung adalah sebagai berikut : ”=(5+2)*3” maka hasilnya adalah ”21”
Gambar 35. Contoh hasil Formula operator matematika
2. Fungsi Sum dan AutoSum
a. Fungsi SUM
Fungsi SUM dipergunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range.
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data, angka atau sel yang akan dijumlahkan. Pemisah antar argumen digunakan tanda titik dua ”:” (atau koma tergantung seting regional). Fungsi SUM akan menjumlahkan seluruh argumen dan memasukkan hasilnya pada posisi fungsi SUM diketik. Fungsi SUM juga dapat menjumlahkan beberapa range yang terpisah dengan menuliskan ”:”, sebagai pemisah range.
Contoh :
Gambar 36. Contoh hasil tabel perhitungan
1) Arahkan pointer pada sel C5, D5, E6, dan F7
2) Klik rumus berikut: =SUM(C5:C10), tekan enter, kemudian tarik ke samping untuk meng-copy sampai F7.
3) Arahkan pointer pada sel F12
4) Klik rumus berikut : =SUM(C11;D11;E11;F11)
5) Tekan Enter
b. Fungsi AutoSum
Fungsi AutoSum digunakan untuk menghitung otomatis dengan argumen yang dianggapnya paling mungkin, misalnya range di atasnya atau range di kirinya. Jika ingin mengubah argumennya, maka tinggal ketik atau langsung memblok pada sel atau range yang diinginkan.
Langkah-langkah dalam pengolahnnya adalah sebagai berikut :
Gambar 37. Contoh tabel perhitungan menggunakan Autosum
1) Arahkan pointer pada sel E5
2) Klik tanda segitiga pada ikon AutoSum
3) Klik Sum
4) Tekan Enter
K. Menggunakan Rumus dan Fungsi Statistika
Fungsi dari Statistika adalah digunakan untuk menghitung cacah data. Berikut ini beberapa fungsi yang sering dipakai secara umum, yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi Max(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
2. Fungsi Min(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MIN(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai terendahnya.
3. Fungsi Average(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
4. Fungsi Count(…)
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =COUNT(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai berapa buah argumen yang berisi data numerik.
Contoh :
Gambar 38. Contoh tabel hasil Fungsi =Count
a. Arahkan pointer pada sel E15
b. Ketik rumus berikut : =MAX(E5:E14), tekan enter
c. Arahkan pointer pada sel E17
d. Ketik rumus berikut : =MIN(E5:E14) , tekan enter
e. Arahkan pointer pada sel E18
f. Ketik rumus berikut : =AVERAGE(E5:E14) , tekan enter
L. Menggunakan Rumus dan Fungsi Logika
Fungsi Logika adalah untuk membuat data dengan suatu kondisi bersyarat, Berikut ini adalah beberapa fungsi logika, adalah sebagai berikut :
1. Fungsi And, Or dan Not
Fungsi And, Or dan Not jarang sekali dipakai secara sendirian, biasanya fungsi ini dipakai bersama-sama dengan fungsi If.
a) Fungsi And(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika semua logika benar.
Bentuk umum penulisannya adalah; =And(Logical1,logical2,…), dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa True hanya jika semua argumen bernilai Tru. Jika salah satu argumen bernilai False, maka hasil fungsi logika And akan bernilai False.
Contoh: =And(4>3;5>3) menghasilkan nilai True, dan apabila =And(4<3;5<3) menghasilkan nilai False. Gambar 39. Contoh tabel hasil Fungsi =Count b) Fungsi Or(…) Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika salah satu logika benar. Bentuk umum penulisannya adalah ; =Or(Logical1,logical2,…) dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa False hanya jika argumen bernilai False. Jika salah satu saja argumen bernilai True, maka hasil fungsi logika Or adalah True. Contoh : =OR(4>3;5>4) akan menghasilkan nilai True, dan apabila =OR(4<3;5<4) maka hasilnya adalah False. Gambar 40. Contoh tabel hasil Fungsi =OR c) Fungsi Not(…) Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan kebalikan logika. Bentuk umum penulisannya adalah ; =Not(Logical) dimana jika argumen logical tersebut berupa True, maka hasil fungsi Not adalah False. Jika argumen logical tersebut berupa False, maka hasil fungsi adalah True. Contoh : =Not(3>2) akan menghasilkan nilai False.
Gambar 41. Contoh tabel hasil Fungsi =Not
2. Fungsi If
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan. Biasanya apabila parameter yang diuji dari fungsi If itu lebih dari satu maka dipakai fungsi And, Or dan Not.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =If(Logical Text, Value True, Value False).
Contoh 1 :
Gambar 42. Contoh tabel hasil Fungsi =IF
1. Pada sel G7 ketikkan rumus berikut =IF(AND(C7>75;D7>75;E7>75;F7>75);"Lulus";"Gugur")
2. Salin G7 ke bawah
Contoh 2 :
Gambar 43. Contoh tabel hasil Fungsi =IF
1. Pada sel D4 ketikkan rumus berikut =IF(C4>=75;"Lulus";"Gugur")
2. Salin D4 ke bawah
M. Mengatur Halaman
1. Pengaturan Halaman Dokumen (Page Setup)
Agar dokumen yang kita ketik dapat dicetak sesuai dengan yang kita inginkan dan dibutuhkan, maka mutlak diperlukan pengetahuan tentang tata cara pengaturan dokumen ini. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu File, lalu pilih dan klik menu Page Setup.
2. Tunggu sampai muncul kotak dialog Page Setup
a. Halaman
Pada jendela Page Setup ada beberapa tab antara lain :
1) Page
a) Orientation, digunakan untuk menentukan arah pencetakan halaman.
- Portrait, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah tegak/berdiri (vertikal)
- Landscape, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah melebar/tertidur (horizontal)
b) Scaling tab
- Adjust to, untuk mengatur ukuran worksheet pada halaman bisa diformat dari ukuran prosentasinya.
- Fit to 1 page(s) wide, untuk memaksa worksheet mencetak hanya satu halam lebar dan semua kolom yang ditampilkan dalam halaman yang sama.
- Paper size, digunakan untuk mengatur ukuran kertas yang digunakan.
- Print Quality, digunakan untuk mengatur kualitas cetakan.
Gambar 44. Kotak dialog Page
2) Margins(Garis Tepi)
Margins, digunakan dalam pengaturan batas halaman, dan pengaturan pencetakan centering horizontally atau vertically pada halaman.
Untuk menaikan ukuran klik symbol atau untuk menurunkan ukuran klik symbol .
a) Top, untuk mengatur batas atas dokumen mulai dari tepi atas kertas.
b) Bottom, untuk mengatur batas bawah dokumen mulai dari tepi bawah kertas.
c) Left, untuk mengatur batas kiri dokumen mulai dari tepi kiri kertas.
d) Right, untuk pengaturan batas kanan dokumen mulai dari tepi kanan kertas.
e) Header, untuk mengatur tulisan pada halaman atas kertas.
f) Footer, untuk mengatur catatan kaki pada bawah halaman kertas.
Gambar 45. Kotak dialog Margin
3) Header/Footer
Menambahkan headers dan footers pada halaman dengan mengklik tombol panah bawah dibawah Header/Footer tab.
Gambar 46. Kotak dialog Header/Footer
Untuk memodifikasi header atau footer, atau membuatnya sendiri, klik Custom Header dan tombol Custom Footer. Jendela baru akan terbuka mengikuti anda untuk memasukkan teks dikiri, tengah atau kanan halaman.
Gambar 47. Kotak dialog pengaturan Header
Format Text : Klik tombol ini setelah menyorot teks untuk mengubah font, size, dan style.
Page Number : Memasukkan nomor halaman pada setiap halaman.
Total Number of Pages : Gunakan fitur ini Use this feature bersama nomor halaman untuk membuat string seperti "page 1 of 15".
Date : Memasukkan tanggal.
Time : Memasukkan Jam sekarang.
File Name : Memasukkan nama pada file workbook.
Tab Name : Memasukkan nama pada worksheet's tab.
4) Sheet
Ceklist Gridlines jika anda ingin membagi halaman sel untuk di cetak.
Gambar 48. Kotak dialog Sheet
N. Mencetak Dokumen
Langkah terakhir yang paling ditungu-tunggu adalah proses pencetakan dokumen. Proses ini dilakukan terakhir kali karena harus melalui proses-proses: membuat dokumen baru, melakukan pengetikan, menyimpan dokumen, membuka dokumen lama, melakukan editing dokumen dan memformat dokumen sehingga menjadi berkas yang siap di cetak.
Excel menawarkan sejumlah pilihan pencetakan yang mungkin dibutuhkan. Excel dapat mencetak halaman-halaman tertentu. Pilihan ini sangat berguna untuk mencetak dua halaman bolak-balik pada satu kertas, cetak halaman bernomor ganjil terlebih dahulu kemudian balik kertas, masukkan lagi ke printer dan cetak halaman bernomor genap.
Mencetak adalah proses menjadikan berkas dalam bentuk tampilan di layar menjadi bentuk cetakan di kertas. Proses ini bisa berjalan jika komputer yang sedang dipakai telah terhubung dengan printer.
1. Print Preview
Untuk memastikan ketikan dokumen kita hasilnya yang rapi, maka sebaiknya terlebih dahulu kita dapat melihat hasil kerja kita pada fasilitas Print Preview, hal ini fungsinya untuk melakukan koreksi apabila ada kesalahan dalam pengetikan. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik File
b. Klik Print Preview
c. Jendela Print Preview telah terbuka
Gambar 49. Kotak dialog Print Preview
Dari menu bar untuk melihat bagaimana worksheet akan dicetak. Klik Next dan tombol Previous pada atas window untuk menampilkan halaman dan klik tombol Zoom untuk melihat halaman lebih dekat. Membuat halaman layout modifikasi dibutuhkan dengan mengklik tombol Page Setup. Klik Close untuk kembali ke worksheet atau Print untuk melanjutkan mencetak.
Selain cara di atas kita dapat menggunakan fasilitas icon di toolbar standard :
Tabel 21. Ikon Print Preview
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Print Preview Untuk membuka jendela Print Preview
2. Print
Di dalam penggunaan komputer dikenal dengan istilah hardcopy dan softcopy, dan masing-masing mempunyai fungsi untuk mencetak dokumen. softcopy adalah mencetak dokumen ke layar monitor, seperti pada saat mengetik data di wondows berarti anda sedang melakukan proses softcopy sedangkan hardcopy adalah mencetak dokumen melalui printer. Biasanya setiap software pengolah selalu menyediakan fasilitas ini.
Langkah-langkah mencetak dokumen ke printer :
a. Klik menu file
b. Lalu pilih dan klik Print
1) Kotak Name, untuk memilih jenis printer yang aktif di komputer dengan mengklik tanda panah yang terdapat disebelah kanan option ini ( ).
2) Kotak page range ada dua alternatif pencetakan yang disediakan :
a) All, berfungsi untuk mencetak seluruh dokumen.
b) Page(s), berfungsi untuk mencetak halaman tertentu dari suatu dokumen dengan mengetikan nomor halaman dokumen yang akan dicetak. Contoh mencetak halaman 3 saja , maka pada kolom from isi angka 3 dan to isi juga dengan angka 3, Jika ingin mencetak dokumen pada range tertentu, misalnya ingin mencetak halaman 2 sampai dengan halaman 10 maka pada kolom from isi angka 2 dan to isi juga dengan angka 10.
Gambar 50. Kotak dialog Print
3) Print what, pilih sel yang disorot dalam worksheet, active worksheet, atau semua worksheet dalam workbook.
4) Copies, digunakan untuk menentukan jumlah salinan (copian) dari dokumen yang akan dicetak. Jika kita mencetak 5 rangkap maka isilah dengan angka 5.
c. Klik OK atau enter untuk proses pencetakan.
Untuk menggunakan fasilitas mencetak dengan menggunakan icon yang ada di standard toolbar dengan meng-klik ikon (Print).
Tabel 22. Ikon Print
Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah
Print Mencetak lebar kerja/dokumen
Senin, 10 Januari 2011
Pengolah Angka
TUGAS :
1. Praktikanlah cara menggunakan menu dan ikon pada Menu Bar dengan menggunakan fungsi mouse dan fungsi tombol keyboard!
a. Fungsi Mouse, Langkah-langkahnya adalah :
1) ...............................................................................................................
2) ...............................................................................................................
3) ...............................................................................................................
4) ...............................................................................................................
5) ...............................................................................................................
b. Fungsi tombol keyboard
1) Fungsi tombol ALT, langkah-langkahnya adalah:
a) .......................................................................................................
b) .......................................................................................................
c) .......................................................................................................
d) .......................................................................................................
e) .......................................................................................................
2) Fungsi tombol Ctrl , langkah-langkahnya adalah:
a) .......................................................................................................
b) .......................................................................................................
c) .......................................................................................................
d) .......................................................................................................
e) .......................................................................................................
2. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Standard toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
3. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Formatting toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
4. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Drawing toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
1. Praktikanlah cara menggunakan menu dan ikon pada Menu Bar dengan menggunakan fungsi mouse dan fungsi tombol keyboard!
a. Fungsi Mouse, Langkah-langkahnya adalah :
1) ...............................................................................................................
2) ...............................................................................................................
3) ...............................................................................................................
4) ...............................................................................................................
5) ...............................................................................................................
b. Fungsi tombol keyboard
1) Fungsi tombol ALT, langkah-langkahnya adalah:
a) .......................................................................................................
b) .......................................................................................................
c) .......................................................................................................
d) .......................................................................................................
e) .......................................................................................................
2) Fungsi tombol Ctrl , langkah-langkahnya adalah:
a) .......................................................................................................
b) .......................................................................................................
c) .......................................................................................................
d) .......................................................................................................
e) .......................................................................................................
2. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Standard toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
3. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Formatting toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
4. Praktikanlah cara penggunaan salah satu ikon pada Drawing toolbar!
Langkah-langkahnya adalah:
a. ...............................................................................................................
b. ...............................................................................................................
c. ...............................................................................................................
d. ...............................................................................................................
e. ...............................................................................................................
Senin, 22 November 2010
Pengolah Kata
A. Pengantar
Perkembangan perangkat lunak yang semakin pesat memunculkan persaingan keunggulan pada masing-masing perangkat lunak tersebut. Perangkat lunak Pengolah kata merupakan perangkat lunak berbasis aplikasi yang pada kenyataanya banyak beredar dan mempunyai ciri-ciri dan keunggulannya masing-masing. Microsaoft Word (Ms. Word) adalah perangkat lunak pengolah kata yang akan dibahas dalam bahan ajar ini, walaupun masih banyak program pengolah kata yang dipergunakan oleh para pengguna, seperti WordStar, AmiPro, WordPerfect dan lain-lain ataupun yang berbasis open source. Dalam hal ini Ms. Word lebih banyak menyediakan fasilitas kemudahan dalam penggunaannya, memberikan hasil yang maksimal dalam pengolahannya, kemudian tampilan yang menarik dalam keluarannya dan lain-lain. Program aplikasi Microsoft Word mempunyai ciri khas yaitu ikonnya berbentuk huruf W dan Ekstention-nya adalah doc. Word merupakan salah satu paket dari Microsoft Office yang direlease oleh perusahaan perangkat lunak dunia, Microsoft.
Program aplikasi pengolah kata (Microsoft Word) pada prinsipnya lebih banyak menekankan fitur dibidang pengaturan (formating), penyuntingan (editing), dan alat bantu (tools), serta kemudahan dalam bidang penyisipan (insert) baik teks maupun objek lain (bisa gambar atau foto) yang dapat memberikan makna yang berarti bagi program aplikasi pengolah kata. Semakin tinggi versi sebuah program aplikasi pengolah kata, maka semakin canggih dan lengkap pula perintah-perintah yang dipunyai, bahkan selalu ditambahi (disempurnakan) dengan kelebihan (fitur) yang berhubungan dengan teknologi yang sedang berkembang (misalnya Internet) serta hubungan dengan program aplikasi lain dalam hal tukar menukar jenis file.
B. Elemen Dasar Lembar Kerja Microsoft Word
Pada saat kita memulai program aplikasi Microsoft Word, maka secara otomatis akan tampil sebuah lembar kerja baru yang masih kosong yaitu dengan nama Document1. Untuk mengubah nama ini dapat dilakukan pada saat penyimpanan lembar kerja ini. Lembar kerja dengan nama Document1 ini akan muncul setiap kita membuka aplikasi Microsoft Word, selanjutnya apabila kita membuka lembar kerja baru lagi maka yang muncul adalah Documen2, Document3, dan seterusnya.
Perkembangan perangkat lunak yang semakin pesat memunculkan persaingan keunggulan pada masing-masing perangkat lunak tersebut. Perangkat lunak Pengolah kata merupakan perangkat lunak berbasis aplikasi yang pada kenyataanya banyak beredar dan mempunyai ciri-ciri dan keunggulannya masing-masing. Microsaoft Word (Ms. Word) adalah perangkat lunak pengolah kata yang akan dibahas dalam bahan ajar ini, walaupun masih banyak program pengolah kata yang dipergunakan oleh para pengguna, seperti WordStar, AmiPro, WordPerfect dan lain-lain ataupun yang berbasis open source. Dalam hal ini Ms. Word lebih banyak menyediakan fasilitas kemudahan dalam penggunaannya, memberikan hasil yang maksimal dalam pengolahannya, kemudian tampilan yang menarik dalam keluarannya dan lain-lain. Program aplikasi Microsoft Word mempunyai ciri khas yaitu ikonnya berbentuk huruf W dan Ekstention-nya adalah doc. Word merupakan salah satu paket dari Microsoft Office yang direlease oleh perusahaan perangkat lunak dunia, Microsoft.
Program aplikasi pengolah kata (Microsoft Word) pada prinsipnya lebih banyak menekankan fitur dibidang pengaturan (formating), penyuntingan (editing), dan alat bantu (tools), serta kemudahan dalam bidang penyisipan (insert) baik teks maupun objek lain (bisa gambar atau foto) yang dapat memberikan makna yang berarti bagi program aplikasi pengolah kata. Semakin tinggi versi sebuah program aplikasi pengolah kata, maka semakin canggih dan lengkap pula perintah-perintah yang dipunyai, bahkan selalu ditambahi (disempurnakan) dengan kelebihan (fitur) yang berhubungan dengan teknologi yang sedang berkembang (misalnya Internet) serta hubungan dengan program aplikasi lain dalam hal tukar menukar jenis file.
B. Elemen Dasar Lembar Kerja Microsoft Word
Pada saat kita memulai program aplikasi Microsoft Word, maka secara otomatis akan tampil sebuah lembar kerja baru yang masih kosong yaitu dengan nama Document1. Untuk mengubah nama ini dapat dilakukan pada saat penyimpanan lembar kerja ini. Lembar kerja dengan nama Document1 ini akan muncul setiap kita membuka aplikasi Microsoft Word, selanjutnya apabila kita membuka lembar kerja baru lagi maka yang muncul adalah Documen2, Document3, dan seterusnya.
Langganan:
Komentar (Atom)